Pemandian Tirta Alami Padang Pariaman

31 August 2012

Jika Anda menuju Kota Bukittinggi dari Kota Padang, anda akan melewati kawasan pariwisata Anai Resort yang terletak di Kandang Ampek, Kabupaten Padang Pariaman atau sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Padang. Di area ini, terdapat lapangan golf dan Kolam Pemandian Tirta Alami yang sumber airnya berasal dari mata air. Pemandian Tirta Alami yang dibuka untuk umum memiliki empat kolam pemandian dengan air terjun berundak.

Kawasan pemandian seluas lima hektar itu kolamnya sangat alami yang terbuat dari batu-batuan alam. Karena hanya berketinggian sekitar 600 meter dari permukaan laut, pengunjung akan merasakan kesejukan alam yang berhawa pegunungan.





















Gunung Talang Yang Mempesona

16 August 2012

Gunung Talang (nama lainnya Salasi atau Sulasi) merupakan gunung berapi yang terletak terletak di kabupaten Solok, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Gunung Talang berlokasi sekitar 9 km dari kota Arosuka ibukota kabupaten Solok, dan sekitar 40 km sebelah timur kota Padang.

Gunung ini bertipe stratovolcano dengan ketinggian 2.597 m, merupakan salah satu dari gunung api aktif di Sumatera Barat, dan salah satu kawahnya menjadi sebuah danau yang disebut dengan Danau Talang. Gunung Talang sudah pernah meletus sejak tahun 1833 sampai dengan tahun 2007.


Pemandangan dari atas Gunung Talang

Danau Diatas dan Danau Dibawah tampak indah dari Puncak Gn. Talang
Gn. Talang di potret dari Danau Dibawah

Siti Nurbaya Bridge

12 August 2012

Jembatan ini dinamakan Jembatan Siti Nurbaya mungkin karena di seberang sungai ini, beberapa meter sebelum puncak Bukit Gunung Padang, terdapat sebuah ceruk yang dipercaya sebagai tempat disemayamkannya jasad Siti Nurbaya.

Adalah Marah Roesli, sastrawan kelahiran Padang 7 Agustus 1889, yang membuat semua orang yang pernah sekolah dasar mengenal nama wanita yang dipaksa kawin oleh orang tuanya itu, lewat karya monumentalnya berjudul Siti Nurbaya (Kasih Tak Sampai) yang diterbitkan pertama kali pada 1922 oleh penerbit Balai Pustaka.


Dibidik dari sebuah bangunan tua


Dipotret dari seberang Padang

Ketika malam hari tiba


Belum lengkap rasanya kalau anda belum menyicipi jagung dan pisang bakar



INFORMASI

Jl. Nipah, Jl. Kelenteng dan Jl. Batang Arau
Kota Padang, Sumatera Barat

Indahnya Danau Maninjau

4 August 2012


A. Selayang Pandang

Danau Maninjau merupakan danau vulkanik, berada di ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut. Luasnya sekitar 99,5 km² dan memiliki kedalaman maksimum 495 meter. Keberadaan Danau Maninjau menciptakan sebuah cerita legenda “Bujang Sembilan”, yang dipercaya keberadaannya oleh masyarakat sekitar. Alkisah ada satu keluarga terdiri dari 10 orang, 9 orang laki-laki (bujang) dan seorang perempuan bernama Sani. Keelokkan paras dan perilaku Sani menjadi daya pikat tersendiri bagi seorang pemuda bernama Sigiran. Singkat kata mereka kemudian menjalin asmara. Suatu hari mereka dituduh telah melakukan perbuatan amoral oleh para bujang. Untuk membuktikannya, mereka melompat ke kawah gunung Tinjau. Mereka bersumpah jika mereka melakukan tindak amoral maka gunung ini tidak akan meletus, dan jika mereka tidak melakukan tindakan amoral maka gunung ini akan meletus. Akhirnya gunung tersebut meletus dan hasil letusan tersebut membentuk kawah besar yang kemudian diisi oleh air dan menjadi danau seperti sekarang.

B. Keistimewaan

Presiden Pertama RI Ir. Soekarno pada suatu ketika berkunjung ke Danau Maninjau dan takjub dengan keindahannya. Untuk mengungkapkan kekagumannya tersebut ia menulis sebuah pantun yang berbunyi “Jika makan arai Pinang, makanlah dengan sirih yang hijau, jangan datang ke Ranah Minang, kalau tak mampir ke Maninjau. Pantun yang ditulis oleh Presiden pertama RI ini, cukup mewakili untuk menggambarkan keindahan panorama alam Danau Maninjau nan eksotis.

C. Lokasi

Danau Maninjau terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.

D. Akses

Untuk bisa mencapai Danau Maninjau, perjalanan ditempuh melalui jalur darat. Ada 2 alternatif  jalur untuk menuju ke Danau maninjau. Pertama, memasuki jalur dari Barat dan Kedua dari Timur. Dari Barat, perjalanan dimulai dari Padang melewati jalur Pariaman menuju Lubuk Basung (ibu kota Kabupaten Agam), lebih kurang ditempuh selama 1 ½ jam. Untuk transportasi bisa menggunakan angkutan umum, travel, dan mobil sewaan. Dari timur, perjalanan dimulai dari Padang menuju Bukittinggi dan dari kota Bukittinggi perjalanan dilanjutkan ke Danau Maninjau melewati kelok 44 menggunakan angkutan umum, mobil pribadi, atau mobil sewaan. Waktu perjalanan ditempuh kurang lebih 3 jam.

E. Tiket

Untuk masuk objek wisata tidak dipungut biaya.

F. Akomodasi

Di sekitar Danau Maninjau banyak hotel yang bisa dijadikan untuk tempat menginap, mulai dari kelas berbintang sampai kelas melati. Di samping hotel, ada juga home stay yang dikelola oleh masyarakat, yang bisa dijadikan sebagai alternatif bagi para wisatawan untuk tempat menginap. Sedangkan untuk mengobati rasa lapar, para wisatawan bisa memilih tempat makan yang disukai, karena banyak restoran-restoran yang tersedia di sepanjang pinggir danau dengan menyajikan berbagai menu baik aneka masakan Padang maupun masakan dari mancanegara.








 
Support : Info Minang | Your Link | Your Link
Copyright © 2012. Objek Wisata Sumbar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger